Senin, 23 Mei 2016

Yuk, Kita Nabung dan Bertransaksi Melalui BNI



         Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saya saat pertama kali membuka dan memiliki rekening bank. Masih teringat jelas dalam ingatan saya, tanggal 15 September 2014 saat kabar buruk menimpa keluarga pemilik server pulsa yang acap kali aku membeli stok pulsa di sana. Iya, memang takdir Tuhan tidak bisa di lawan. Sebelumnya saya jelaskan bahwasanya semnejak kuliah dan duduk di semester 5, saya mencari uang sampingan dengan berjualan pulsa. Saya menjual pulsa kepada tetangga dan teman kuliah saya. Karena jarak rumah saya dengan kantor server pulsa dekat, maka setiap hari saya menyetorkan (atau istilahnya deposit) uang untuk bertransaksi kepada Mas Gusthi. Nah, pada hari itu tanggal 15 September 2014 pukul 10:47 WIB, salah satu keluarga Mas Gusthi meninggal dunia, dan broadcast pesan pun masuk kepada semua customernya saat itu yang berisikan “Kpd Yth. Seluruh agen pulsa server Opxxxxx Reload, sampai 7 hari ke depan deposit tunai di kantor tidak dilayani karena ada musibah. Silahkan deposit via Bank xxx, BNI, xxxxxxx, dan xxx. Alamat rekening bisa dilihat di Web Resmi”. Rasa sedih dan bingung pun menghampiriku, sedih karena Mas Gusthi kehilangan salah satu familinya dan saya bingung bagaimana saya bisa deposit karena saya tidak punya rekening bank manapun.
            Akhirnya, sore hari di sela-sela waktu senggangku sehabis kuliah dan bertakziah, maka aku sempatkan membuka situs web bank perantara yang sudah Mas Gusthi sebutkan tadi. Satu demi satu aku pelajari beberapa fitur, manfaat, dan tarif jasa masing-masing bank tersebut. Karena setiap melihat web bank-bank tersebut aku melihat slogan “AYO KE BANK!!” dan otak saya langsung menangkap bahwa sudah seharusnya saya punya rekening dan menabung ke bank agar saya lebih disiplin menggunakan uang. Dan akhirnya keesokan harinya pada hari Rabu, tanggal 17 September 2014 bermodalkan uang 2 juta rupiah dari ibu saya, saya berkeliling untuk melihat-lihat kantor bank, sebelum saya memutuskan kemana saya akan menitipkan uang saya sekaligus menjadikan perantara transaksi keuangan saya dengan orang lain.

            Kebetulan keempat bank tersebut termasuk BNI ada semua di wilayah saya, yaitu di Kecamatan Wlingi – Kabupaten Blitar, meskipun hanya Capang Pembantu. Setiap satpam dan Customer Service saya tanyai tentang fitur yang ada di bank tersebut. Akhirnya pilihan saya jatuh ke Bank BNI. Kenapa saya pilih BNI? Alasan yang mendasar adalah karena di bank BNI Cabang Pembantu Wlingi mempunyai ATM setoran tunai yang setiap hari 7x24 jam bisa melayani setoran dan transfer online via Electronic Banking. Wawww, canggih sekalih pikir saya, padahal 3 bank lainnya tidak mempunyai mesin CDM tersebut. Tanpa pikir panjang aku langsung mengantri untuk dilayani oleh Customer Service. Betapa ramah dan cantiknya Customer Service tersebut, tetapi saya lupa namanya hehehe. Setelah mengisi formulir dan melengkapi persyaratan, akhirnya dibukalah tabungan BNI Taplus saya, Cuma 5 menit setelah isi formulir dan melengkapi persyaratan, Buku tabungan dan ATM pun sudah ditangan, betapa bahagianya saya.
            Belum beranjak dari tempat duduk pun saya ditawari oleh Customer Service untuk menggunakan fitur Internet Banking BNI. Sontak saya kaget, apa itu internet Banking BNI dan menanyakan lebih jauh kepada Customer Service yang bertugas. Dengan ramah dan sabar, Customer Service yang bertugas menjelaskan bahwa Internet Banking adalah suatu program online milik BNI yang dapat diakses melalui alamat resmi https://ibank.bni.co.id melalui komputer maupun mobile browser. Internet Banking BNI ini mempunyai fitur yang sangat lengkap, bisa untuk transfer online, beli pulsa online, membayar angsuran finance online, tiket kereta api bahkan bisa untuk membayar listrik online. Wah, lengkap sekali ini dan tanpa pikir panjang saya pun setuju untuk membuka akun online tersebut. Lalu saya dibuatkan akun dan saya mengisi password yang saya butuhkan, setelah selesai saya pun diberi token untuk transaksi finansial yang merupakan kode pengaman tambahan untuk aktifitas Internet banking, dan setelah membayar administrasi Internet Banking dan pembelian Token BNI e-Secure sejumlah Rp. 10.000,- saya pun keluar meninggalkan Bank BNI dan disambut ramah oleh satpam yang membukakan pintu.
            Tidak sabar untuk bertransaksi pulsa kembali setelah beberapa hari vakum sekaligus ingin menikmati fitur bertansaksi online, saya pun mentransfer uang tabungan saya kepada kantor server pulsa dan benar saja tidak sampai 15 menit setelah transfer, saldo pulsa saya bertambah sesuai dengan yang saya transfer, cepat dan akurat sekali. Dan saya pun mulai berjualan pulsa seperti bisa, order pengisian pulsa pun lancar dan perputaran uang pun kembali berputar, hehe. Karena mudah dan efisiennya, saya pun meninggalkan cara konvensional untuk mendeposit saldo pulsa melalui deposit tunai ke kantornya dan memilih transfer online menggunakan Internet Banking BNI dan mesin ATM yang tersebar di mana-mana. Saking mudahnya, pembayaran listrik bulanan pun saya memakai Internet Banking BNI sekaligus beberapa anggota keluarga saya ikut menitip pembayaran rekening listrik melalui rekening BNI saya dan uangnya dibayarkan secara tunai ke saya. Alhamdulillah, sambil usaha sambil menolong orang lain berkat bantuan Bank BNI. Proses menabung pun sangat mudah tidak perlu harus datang ke teller saat hari dan jam kerja, tengah malam pun saya ingin menabung bisa melalui mesin setor tunai yang ada di gallery ATM Bank BNI Cabang Pembantu Wlingi ini, dan semakin hari saya lihat antrian di Gallery ATM lumayan banyak yang berarti animo masyarakat menabung ke bank dan khususnya melalui Bank BNI ini begitu besar mungkin dengan fitur-fitur spesialnya yang ditawarkan dan tidak dipunyai oleh bank lainnya di daerah Wlingi. Bisa dikata bahwa slogan pemerintah AYO KE BANK!!! Sukses diimplementasikan oleh BNI yang saya asumsikan mempunyai nasabah yang lumayan besar di daerah saya, bahkan saya pernah menemui beberapa orang dari kecamatan tetangga datang ke BNI Wlingi untuk keperluan transaksi mereka baik melalui Gallery ATM maupun melalui Teller dan Customer Service.
            Alhamdulillah setelah saya bekerja saat ini, payroll tempat kerja saya menggunakan rekening BNI yang berarti saya memang berjodoh dengan BNI, hehehe. Bahkan sampai saat ini saya masih berjualan pulsa dan semoga saya bisa mempunyai server pulsa sendiri dari hasil berjualan pulsa dan tabungan dari gaji kerja saya ke depannya. Untuk Bank BNI saya mempunyai beberapa pendapat, alangkah baiknya setiap kecamatan disediakan Kantor BNI karena saya rasa BNI bisa menjadi partner orang desa seperti di wilayah saya. Perlu diketahui bahwa Kantor BNI yang ada di Blitar saat ini masih ada 2, yaitu di BNI Kantor Cabang Blitar dan BNI Kantor Cabang Pembantu Wlingi. Semoga dengan bertambahnya usia yang menginjak ke 70 tahun, kedepannya BNI lebih baik dan berinovasi lebih dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia. Sukses dan Terima Kasih BNI atas Pelayananmu.

Kamis, 25 Februari 2016

Tips Sederhana Agar Skripsi Lancar dan Sukses

          Skripsi atau tugas akhir merupakan tugas yang dilewati setiap mahasiswa yang ingin mendapatkan gelar sarjananya. Suka atau tidak suka setiap mahasiswa wajib untuk menyelesaiakannya, agar tercapai gelar sarjana yang diinginkan. Banyak mahasiswa yang gagal sebelum menyelesaikannya atau mundur sebelum mengambil skripsi. Dan banyak mahasiswa yang akhirnya DO (Drop Out) dari kampus karena tidak mampu untuk menyelesaikan dalam perjalanannya mengerjakan tugas akhir tersebut. Lalu bagaimana agar skripsi lancar dan sukses? mungkin beberapa tips dan pengalaman singkat ini bisa membantu Anda yang sedang menghadapi Tugas Akhir/Skripsi.


1. Pilih Judul Skripsi dengan Topik yang Anda Kuasai

Memilih sebuah judul skripsi atau mengambil sebuah tema/topik skripsi adalah tahap kedua dimana Anda diharuskan mengajukan judul ke dosen pembimbing yang telah Anda pilih. Banyak diantara mahasiswa mengajukan judul ke dosen pembimbing dan selalu di tolak dan di tolak lagi. Alasan ditolaknya pun bermacam-macam, diantaranya: judul yang diajukan sudah banyak, judul yang diajukan tidak ada manfaatnya dan lain sebagainya. Jadi sebelum menghadap ke dosen pembimbing untuk berkonsultasi seputar judul dan materi, usahakan Anda sudah mengerti apa yang hendak Anda konsultasikan. 
Bila belum menguasai materi, silahkan baca referensi dari sumber-sumber yang akan memperkuat judul yang akan Anda ajukan. Seperti: Ke Perpustakaan kampus dimana banyak materi skripsi lulusan mahasiswa sebelumnya, toko buku yang memang menjual seputar materi dan judul yang Anda inginkan. Dan bisa juga Anda bertanya langsung kepada teman/senior yang telah terlebih dahulu lulus.

2. Kerjakan Tepat Waktu, Jangan Bersantai !

          Setelah judul Disetujui, kerjakanlah tahap demi tahap dimulai dari Awal (Bab 1) sampai Kesimpulan. Jangan buang waktu yang ada/mengulur-ulur waktu. Lakukan semuanya dengan kesungguhan, bila ada revisi/perbaikan jangan menunggu esok bila sekarang ada waktu untuk mengerjakan.Melakukan bimbingan secara rutin dengan dosen pembimbing Anda sesuai jadwal yang ditentukan.
Sehingga bila Anda kendala bisa diminimalisir dengan cepat.Jika Anda bimbingan ke dosen pembimbing secara teratur, tentunya dosen pembimbing dengan segala kapasitas yang dia miliki akan mengenal Anda dan setidak-tidaknya akan memudahkan/membantu proses Anda dalam tahapan pembuatan skripsi dan dalam sidang tugas Akhir tentunya. Tak Kenal maka tak sayang!

3. Sharing dengan Teman-teman Seperjuangan Skripsi


Bila Anda menemukan kendala, biasanya akan lebih mudah bila Anda mempunyai teman yang kebetulan sedang skripsi di jurusan yang sama. Bertanyalah dan berbagilah Apa yang Anda kuasai dan Apa yang Anda tidak mengerti/tidak kuasai. Banyak masalah terpecahkan saat kita bersama-sama saling bahu membahu untuk menyelesaikannya bukan?

4. Amal, Berdoa dan Yakin

Setelah semua urutan 1 sampai 3 Anda kerjakan. Tentunya skripsi Anda sudah jadi bukan?? dan saatnya Anda sidang skripsi, dimana nantinya Anda harus mempertahankan skripsi yang telah Anda buat. Tapi sebelum Anda ada di ruang sidang, ada baiknya Anda beramal. Loh kok beramal? yah dengan beramal pintu kesuksesan akan terbuka. Berikanlah sedikit rezeki yang Anda punya dengan ikhlas kepada orang yang memerlukannya (anak yatim). Jangan lupa juga meminta doa kepada orang tua, walaupun terkadang orang tua tanpa kita minta didoakan, dengan sendirinya mereka akan mendoakan. Perlu Anda inget, doa adalah senjata selain anda menyelesaikan skripsi dengan tepat waktu tentunya. Dan yang terakhir adalah Yakin! Yakin bahwa Anda pasti lulus!!!